Can I Love You? chapter 2

Author : shinraesun

Length : chaptered

Genre : romance

Cast :
- Jackson/ Jackson Wang
- Kim Jae Hee
- memb GOT7



INI TIDAK COPAS.
Haiii author balik dari hiatus yang lama^^ sibuk rl wkwk
kmrn author buat tentang BTS sekarang GOT7 yeu..
semoga kalian suka^^
jangan lupa ntar klo udh selese ngebaca tinggalkan JEJAK di comment yaaa
ingettt ituu
gomawooo :))




"Anak anak" panggil Appa ku di ruang tengah "Ne" teriak semua anak termasuk ku, semua berkumpul di ruang tengah "ada apa si Appa?" tanya ku yang masi setengah sadar "kita akan pergi ke suatu tempat tapi harus ada yang dirumah 2 orang" jelas Appa "huft, semoga bukan aku" doa ku "Oke! ini undian nya suda jadi, nanti yang ngambil adalah Nenek jadi keputusan tidak bisa diganggu gugat" jelas Eomma ku "Ne" seruku dan yang lain, aku yang masi linglung mencari cari Jackson, ohh  ternyata dia disana, di bawah tangga

Ya Tuhan, kenapa dia tambah keren sih? 


sebenernya ada apa dengan perasaan ku?


apa yang salah dengan ku? pikir ku

"Ya! sadar lahh" teriak ku kencang, yang membuat semua menengok ke arah ku termasuk dia "Jae Hee kau kenapa sih?" tanya Jae Hyun Oppa "Ani, aniyoo lanjutkan, Halmoni" ucapku mempersilahkan, ku tengok ke arah Jackson, dia tersenyum

"MWO DIA SENYUM?" teriak ku dalam hati

"Oke! ini suda ada ditangan Halmoni yang akan tinggal dirumah dan mengerjakan perkerjaan rumah.. Hmmm siapaa yaa.. wahhh ternyata angkatan ...." kata Nenek membuat semua orang deg deg an termasuk ku "angkatann.. Menengah Atas" seru Nenek dan dibarengi dengan semua orang menatapku dan Jackson "hahh..Ne uri Halmoni" kataku pasrah, aku melihat anak itu dan aneh nya ekspresi nya biasa aja malah dia sedang tersenyum karena keputusan itu, aku yang melihat nya hanya mengernyitkan dahi "hahahaa semangat ya anak - anak" seru para Eomma. saat semua udah keluar dan berangkat naik mobil, aku mulai menyapu lantai rumah, "Jackson-aa, kau lap jendela ya" suruh ku pada Jackson yang berada dilantai bawah "EO!" seru nya, aku menyapu dari atas sampai bawah kuliatt juga Jackson dia sibuk mengelap jendela "Jae Hee-yaa ini rumah ga pernah di bersihin apa? debu banyak banget kek gini" seru Jackson yang sekarang berada di lantai atas "Hushh jangan asal ngomong kamu yaa, Halmoni itu orang yang rajin mana mungkin dia membiarkan debu disini" balasku tak mau kalah "tapi ini nyatanya ada banyak debu kek gini" kata Jackson "mungkin pembantu Halmoni sedang diliburkan karen liburan musim panas, yakali Halmoni membersihkan rumah sebesar ini sendirian, aduu bagaimana sii kau Uri Jacksonn" seruku tambah keras, aku si bodo amat mau teriak kenceng karena rumah ini juga besar dan tidak ada yang mendengar nya.

Jackson POV
"mungkin pembantu Halmoni sedang diliburkan karen liburan musim panas, yakali Halmoni membersihkan rumah sebesar ini sendirian, aduu bagaimana sii kau Uri Jacksonn" serunya keras

"uri Jackson?" pikir ku yang membuat ku senang, ingin sekali mendengar itu darinya.

Jackson POV end.

aku mengambil pel dan mulai mengepel dari lantai atas, kuliat Jackson mengelap jendela bagian bawah yang belum. saat ku ingin mengepel tangga, Jackson menghampiriku "aku aja yang ngepel bagian bawah kau melakukan yang lain" katanya sambil mengambil pelnya "eo? yauda tapi ngepel nya yang bener, ngepel itu dar-" ucapan ku terpotong "iyaa tau udh sana" usir Jackson "Cihh.." kataku sambil berjalan turun. sekarang aku mengerjakan bagian dapur "Ya Tuhan, ini siapa yang pake gelas sebanyak ini. keknya orang nya ga sebanyak gelas nya deh" kataku sambil memakai sarung tangan cuci "itu dongsaeng ku, setiap dia mau minum pasti pake gelas baru. makanya dirumah ku sedia banyak gelas" jelas Jackson sambil terus mengepel "yaahh ternyata dongsaeng mu seperti itu, mudah mudahan kakanya engga yaa" sindir ku ke Jackson, kulirik Jackson dia sedang menatap ku sinis "Ya! jangan tatap aku seperti itu. oke oke just kidding right?" kataku menenangkan Jackson yang buas lagi ganas *apaan sii aing gaje batt nju*.

"Ahh akhirnya selesai nyuci piring, ehh bukan nyuci gelas" kataku sengaja menyindir Jackson "Hmmm" katanya sambil mengepel didekat pintu depan. aku ke belakang mengambil selang untuk menyirami bunga. saat di tempat Jackson mengepel "Excuse me, lewat ya- huwaa" kataku terpeleset di tempat yang masih basah. "aku mikir kek nya td aku udh jinjit biar ga jatoh deh". tapi sebelum aku menyentuh lantai Jackson udh menangkap ku duluan "makanya ati-ati, liatin jalan nya" nasehat Jackson, aku hanya menundukkan kepala "gomawo" kataku singkat dan langsung menuju keluar rumah.

setelah semua udh selesai aku istirahat di sofa ruang tengah "Ahh akhirnya selesai juga" kata ku menghela napas, lalu Jackson menghampiriku dengan membawa gelas berisi air untuk ku "nih minum" kata Jackson sambil menyodorkan gelas nya padaku "gomawo" ucapku berterimakasih. "huahh capee" keluh ku menyenderkan kepala ku ke sofa dan memejamkan mata ku. lalu ku merasakan ada sesuatu yang berada di atas paha ku, aku yang merasakan langsung membuka mata dan kaget melihat apa yang berada diatas paha ku itu "Jackson-aa.." panggil ku "biarkan seperti ini, karna aku hanya akan merasakan nya sekali. kau tau aku sangat cape tadi, jadi biarkan aku melakukan ini." pinta nya dengan memejamkan mata, aku hanya memperhatikan wajah nya

dia makan apa si? kenapa bisa tampan gini? 


Ya Tuhan, salahkah aku menyukai sepupuku sendiri?


aku tidak bisa menahan perasaan ku seperti ini:') ucapku dalam hati


karna terlalu lama menatap nya, aku malah ikut ketiduran. aku terbangun saat ada seseorang yang memanggil ku "Jae Hee-yaa.." panggil orang itu "Jae Hee-yaa" panggil orang itu lagi "eo? Waeyo?" teriak ku kaget, dan itu hanya mimpi. kulihat Jackson dia sedang menatap ku. ternyata dia udh bangun drtadi dan udh duduk disebelah ku. "wae?" tanya ku "anii.." jawab nya, dan langsung mencium bibir ku sekilas "Jackson-aa.." ucapku pelan gara - gara dengan serangan nya, lalu Jackson malah melanjutkan menciumku dan ini berdurasi lebih lama. perlahan dia melepaskan ciuman nya "kau tau Jae Hee? aku sebenarnya udh mengetahui mu sejak lama, aku juga udh menyukai mu sejak masi di Hongkong. aku tau kamu dari foto - foto yang dikirim Eomma mu pada Eomma ku, dan aku juga menjadikan fotomu wallpaper hape ku" pengakuan nya pada ku yang membuat ku kaget, lalu Jackson membuka hape nya. aku tambah kaget ternyata benar semua yang dia ucapkan "Jackson-aa-" ucapan ku terpotong oleh nya "ku tau kita bersaudara, tapi kau tau? Eomma ku bukan lah anak kandung dari Halmoni. dan itu membuat ku tambah percaya diri untuk menyukaimu" jelas nya lagi, lalu kucium bibir nya agak lama "Jackson-aa aku sebenarnya menyukai mu sejak kau datang ke rumah ini" balas ku sambil tersenyum menatap nya, lalu dengan cepat di mencium bibirku lagi.

"KAMI PULANGG..." seru Jae Hyun Oppa dan Jaebum Oppa, untung kegiatan ku tadi selesai tepat sebelum mereka datang "Ya! kalian jangan ngebuat kotor rumah ini lagi!! kita cape tau ngebersihinnya" seru ku meneriaki Jae Hyun Oppa dan Jaebum Oppa "NE,AHJUMMA" teriak mereka bersamaan, "apa yang kalian lakukan setelah selesai mngerjakannya?" tanya Jaebum Oppa "tidurlaa cape tau" seru ku lagi "oalaa kirain ngapain. Oppa takut kau mengobrak ngabrik kamar Oppa" balas nya "niat nya sih gitu tapi males" jawab ku ngejek "YA!" seru Jaebum Oppa, aku langsung berlari berlindung dari Jaebum Oppa ke belakang punggung Jackson "Jackson-aa lindungi aku dari predator ituuu" seru ku "Ya! kau menyebutku predator? sini kauuu Ya! Jae Hee" panggil Jaebum Oppa kesal "Hei hei kalian ini baru sampai langsung berantem gitu" lerai Paman "Jae Hee duluan yang mulai, Samcheon" kata Jaebum Oppa menyalahkan ku "udh udh, wahh kalian berdua membuat tempat ini wangiii. gomawoo Jae Hee-yaa, Jackson-aa" puji Nenek pada ku dan Jackson "Ne Halmoni" balas ku dan Jackson bersamaan.

JacksonWang 

'Jae Hee-yaa'


 
KimJaeHee 

'Mwo?'

JacksonWang 

'kau nanti ke halaman belakang yaa' 

KimJaeHee 

'ngapain?'

JacksonWang 

'ada dehh' 

KimJaeHee

'jangan aneh - aneh banyak org Jack.'

JacksonWang 

'engga aku ga aneh - aneh ko, tenang aja' 

"sebenernya apasi yang mau dia lakuin?" tanya ku pada diri sendiri. lalu ku berjalan keluar kamar ke ruang tengah, aku ikut bergabung dengan yang lain. tapi lama lama aku merasa bosan jadi lebih memilih mendengarkan musik. lalu kuliat Jae Sung berbisik pada Nenek, tapi ku tidak peduli dia ngomong apa pada Nenek "Jae Hee-yaa coba kau dance, sepertinya kau bisa dance" pinta Nenek "Ne? dance? ahh tidak laa Halmoni, sirheoyoo" tolak ku sambil melambaikan tangan "ayolaa kita belum pernah melihat mu nge dance" rayu Sejeong Eonni "Eonni" panggil ku memohon pada Sejeong Eonni, lalu Sejeong Eonni hanya tersenyum. Jae Sung menyalakan TV membuka youtube dan memutar lagu gfriend - glass bead. mau ga mau aku harus menuruti kemauan semua orang. aku memulai nya, dan membuat semua orang bertepuk tangan. lalu saat pertengahan aku melihat Jackson menonton ku, dia duduk disebelah Jaebum Oppa, dia menonton ku sambil tersenyum. setelah selesai semua bertepuk tangan kencang "wahh anak Eomma ternyata punya bakat yaa, baru tau Eomma" puji Eomma "karna Eomma tidak pernah melihat ku nge dance jadi Eomma ga tau" jawab ku.

saat semu orang memutuskan untuk beristirahat tidur, aku berjalan ke halaman belakang, aku suda berjanji pada Jackson jadi aku harus menepatinya. aku ini tipe orang yang menepati janji, ga kek dia *azekk dia siapa tuh? dia yang udh nyakitin hati aing. lho ko jadi gua curcol gini:v* saat ku liat di halaman belakang, aku melihat Jackson duduk di kursi taman. untung nya ga ada jendela kamar yang menghadap ke halaman belakang. "Jae Hee illiwaa" panggil Jackson, lalu ku jalan ke arah Jackson, ku duduk di sebelah Jackson, lalu dia mengeluarkan sesuatu yang membuat ku kaget, dan benar benar kaget. "Apakau suka?" tanya Jackson sambil menyodorkan benda itu "Jackson-aa..." ucapku sambil menatap Jackson, lalu ku peluk dia.
.
.
.
.
.
.
gomawooo chingu..
lanjut lagi kapan yaa?
ya tunggu chapt 3 dari gua yaa
gomawoo chinguuu 
                                                                                

Komentar