Can I love You?

Author : shinraesun

Length : Chaptered

Genre : Romance

Cast :
- Jackson/ Jackson Wang
- Kim Jae Hee
- memb GOT7


INI TIDAK COPAS.
Haiii author balik dari hiatus yang lama^^ sibuk rl wkwk
kmrn author buat tentang BTS sekarang GOT7 yeu..
semoga kalian suka^^
jangan lupa ntar klo udh selese ngebaca tinggalkan JEJAK di comment yaaa
ingettt ituu
gomawooo :))




"Jae Hee-yaa" panggil sahabat ku itu, aku yang merasa terpanggil langsung menengok kearah suara itu "Jae Hee-ya bentar lagi liburan musim panas, kau mau kemana?" tanya Ji Won, sahabat ku dari masuk taman kanak-kanak sampai masuk sekolah menengah atas "entahlaa, mungkin aku akan menemui keluarga besarku, kau tau sendirikan tradisi keluarga ku gimana" jelas ku pada Ji Won "Ne, Arraseo. berarti kau akan menghabiskan liburan ini dengan keluargamu?" tanya Ji Won "jelas la, aku tak bisa kemana mana, karna jauh di Busan" kata ku ke Ji Won "iyaa ku tau itu jauh" kata Ji Won pasrah. Aku dan Ji Won menaiki bus yang sama, tapi turun di tempat yang berbeda, Ji Won turun duluan.

"Aku pulang" seru ku saat sampai rumah "Jae Hee-yaa" panggil Jae Hyun Oppa "wae?" tanya ku kasar "ya! kau itu sedang berbicara pada oppa mu" kesal Jae Hyun Oppa "Ne? waeyo uri Oppa?" tanya ku lembut "nah gitu, oiya Appa dan Eomma sedang pergi dengan Jae Sung beli sesuatu di minimarket, kita katanya suruh siap siap buat ke rumah nenek, mereka pulang langsung berangkat katanya" jelas Jae Hyun Oppa "Ne" ucapku malas. sampai di kamar ku merebahkan badan dikasur, memejamkan mata sebentar lalu bangun mengambil koper dan mulai memasuk masukkan pakaian yang akan ku bawa ke rumah nenek.

TOK...TOK..

"deurogayoo" kataku sambil memasuk kan pakaian ku ke dalam koper "Jae Hee-yaa kau suda selesai?" tanya Eomma "eo.. sebentar lagi" kataku tetap menata pakaian ku "yauda cepetan yaa kalo udh selesai langsung bawa turun" kata Eomma berjalan membelakangi ku "oiyaa nanti ada tante mu yang tinggal di Hongkong ikut dengan keluarga nya, bersikap baik ingat itu Jae Hee" kata Eomma memperingatiku "Ne, Eommonim" kataku yang masih sibuk dengan koper. lalu setelah Eomma keluar dari kamar ku, aku menghentikan pekerjaan ku lalu ku berimajinasi tentang keluarga tante ku itu

kira - kira suami tante kek gimana ya? 


aku penasaran dengan orang nya 


bagaimana nanti berkomunikasinya? 


apakah aku akan bersahabat dengan keluarga nya? 


atau aku akan membuat ulah? 

 kataku dalah hati sambil terus berimajinasi 

"ARRGHH MOLLA" teriak ku kencang "Ya! Jae Hee ppallii nanti macet dijalan" teriak Jae Hyun Oppa "EO AKU AKAN TURUN" balas ku tidak kalah kencang dengan Oppa ku "Nuna.. ku bantu sini" tawar Jae Sung "eo? kau bawa ransel Nuna ya" suruh ku pada Jae Sung, lalu aku dan Jae Sung turun ke ruang tamu "udah semua kan? ayo berangkat!" kata Appa bersemangat "Kajjaa!" teriak Jae Hyung Oppa dan Jae Sung dan aku hanya "kajj- oiyaa Appa ada yang lupa bentar" tiba - tiba ku teringat dengan headphone ku, aku harus membawanya. aku sangat membutuhkannya apalagi jika aku sedang bosan. setelah mengambil aku langsung balik ke ruang tamu "udahh kajja" kataku terengah - engah. kami berangkat ke Busan rumah nenek. di perjalanan aku mendengarkan lagu, Jae Sung bermain PSP nya, Jae Hyun Oppa menyetir mobil, Appa sepertinya suda mulai masuk ke dalam dunia mimpi *aduu aing ngomongin ortu dibelakang*. 

sampai di rumah nenek, aku langsung mencium dan memeluk Nenek "Ya Tuhan Jae Hee kau sudah tambah besar yaa, dulu kau masih se lutut Nenek. sekarang Nenek sudah setelinga mu" puji Nenek "hahaha iya Nek" balas ku. lalu saat ku sedang di introgasi oleh para paman ku, tiba - tiba ada yang dateng "EONNI..." panggil orang itu yang adalah tante ku sendiri "eo? Se Rin-aa.." balas Eomma ku "Eomma, Se Rin disini" kata tante ku, Se Rin Imo "Se Rin? Ya Tuhan kau dasar anak bandel, dimana suami mu?" tanya Nenek "dia sedang membawa bar- oh itu dia" kata Se Rin Imo "Annyeonghaseyo Eommonim" kata suami Se Rin Imo "geurae...geurae sinii kau taruh barang nya nanti aja, oiya lalu anak mu mana?" tanya Nenek pada Se Rin Imo "Tiffany-aa" panggil Se Rin Imo "ini anak mu?" tanya Nenek "Ne, Eomma" jawab Se Rin Imo "kau baru punya anak satu? yaaa:(" sedih Nenek "Aniyoo...Fany-aa panggil Oppa mu dan Eonni mu kesini eo?" suruh Se Rin Imo, lalu Tiffany memanggil kaka kaka nya.

"Annyeonghaseyo" kata seorang laki-laki bersuara berat, aku yang sedang menuangkan teh langsung menengok melihat anak itu.

Ya Tuhan, Bagaimana bisa dia sangat tampan?


Lihat lah badan nya. Atletis banget ihh:')


Ya! Kim Jae Hee sadar lahh dia sepupumu!

kata ku dalam hati 

"Ya! sadar Kim Jae Hee sadarlah" kata ku kencang sambil menepuk nepuk kan pipi ku, "Jae Hee-yaa gwaenchana?" tanya Jaebum Oppa "eo?" tanya ku seperti orang linglung, ku liat semua orang menatapku termasuk anak itu, "Ya! liat teh nya, sampai tumpah ke lantai ini gimana? aduuu uri dongsaeng." kata Jae Hyun Oppa, aku yang baru sadar langsung menaruh teko yang ku pegang "Aigoo, ahh dasar kau ceroboh" seru ku kepada diriku sendiri "Halmoni, kain lap nya dimana?" tanya ku pada Nenek "itu dibawah mu persis" kata Nenek, lalu kucari "Aku menemuka- aww" seru ku lagi karna kepalaku terbentur meja "yaa kau sangat berisik Jae Hee-yaa" protes Jae Hyun Oppa "biarin ya- aww" kataku sambil terus memegangi kepala "Oiyaa ayo lanjutkan lagi perkenalan mu tadi" suruh Nenek kepada anak itu "jeoneun Jackson Wang imnida, jeoneun yeolyeoseot(16) sal imnida" perkenalan anak itu yang bernama Jackson "wahh kau satu angkatan dengan Jae Hee rupannya" kata Eomma ku. lalu semua bercerita tentang kehidupan nya masing masing, dan sepupu sepupu ku yang lain sedang bercanda dengan yang satu angkatan dengan mereka, seperti Jae Sung, Tiffany, Youngjae mereka satu angkatan ditaman anak anak, lalu naik satu angkatan ada Yugyeom, Bambam, Yerin dan Lisa mereka di sekolah dasar, angkatan atas yang kuliahan Jae Hyung Oppa, Jaebum Oppa, Irene Eonni(kaka jackson), Sejeong Eonni mereka semua satu angkatan, dan di sekolah menengah atas hanya aku dan Jackson. aku tidak terlalu mengenal nya karena ini pertemuan pertama ku dengan nya. yang ku lakukan hanya mendengarkan lagu, lalu ku lirik Jackson yang berada di seberang ku, dia juga sibuk dengan handphone nya. 

setelah semua nya selesai bercerita, mereka pergi tidur. aku pun berniat untuk tidur tapi aku tidak bisa tidur akhirnya ku berjalan ke bawah duduk diruang tengah tempat untuk bercerita tadi, aku mengambil buku yang ku bawa lalu ku baca, aku mendengar suara langkah kaki dari tangga, tapi ku abaikan. toh hantu juga tidak ada. tapi ku udh keringat dingin, ku coba menenangkan diriku. saat ku udh tenang "sedang apa kau?" tanya seseorang dibelakang ku "Ya! kamjjagiya" seruku, ternyata yang dibelakang ku itu si Jackson "gitu aja kaget gimana si?" ejek nya "aku sendirian disini dan ku pikir yang datang pada ku itu hantu, lalu apa yang kau lakukan disini?" tanya ku sambil terus membaca buku, sebelum nya ku benarkan kacamata ku yang melorot sampai hidung gara gara kaget tadi "aku tidak bisa tidur, kau?" tanya Jackson "sama." ucapku singkat, beberapa menit kemudian aku melirik dia, "DIA SEDANG MENATAPKU? MWO?" seruku dalam hati, "apa yang kau lakukan?" tanya ku sambil menoleh kearah nya "Ani.. aku hanya suka kau memakai kacamata" jelas Jackson langsung to the point tanpa bubibu "aishh, yasuda ku ingin tidur. tiba - tiba ku merasa ngantuk" kataku sambil beranjak pergi, tapi seperti ada yang menahan tangan ku, lalu kuliat tangan Jackson sedang memegang tanganku "kita kaka adik, kau kaka ku, tapi ku tidak ingin memanggilmu 'Nuna'. nanti kau akan mengerti maksud ku, dan kau akan menyadarinya nanti" ucap Jackson menundukkan kepala, aku yang mendengar hanya bingung "kau boleh pergi sekarang" kata Jackson sambil melepas tangan ku.
.
.
.
.
.
wahhh suda dulu yaa author cape nihh 
tunggu chapter 2 nyaa, gamungkin author buat kalian ngegantung gini.
makasi udh mampir
jan lupa tinggalin jejak di comment yaa
Annyeong 

Komentar